INFO

Termasuk Jenis Maloklusi Gigi, Ini Mitos dan Fakta Seputar Gigi Gingsul

18 March 2024

Ilustrasi - Apakah gigi gingsul berbahaya? (Pixabay)

Gigisehat - Gigi gingsul adalah kondisi saat gigi berjejal atau saling tumpang tindih akibat terbatasnya ruang saat gigi hendak tumbuh.

Meski begitu, tidak sedikit orang beranggapan, gigi gingsul membuat senyum semakin manis.

Gigi gingsul adalah kondisi yang termasuk ke dalam salah satu jenis maloklusi gigi.

Dikutip dari Healthline, maloklusi merupakan istilah medis untuk menggambarkan posisi atau susunan gigi dan rahang tidak sejajar.

Penyebab umum tumbuhnya gigi gingsul adalah, kebiasaan mengisap jempol atau menekan gigi dengan lidah saat kecil, gigi pertama tanggal lebih cepat atau ukuran gigi lebih besar dari ukuran rahang.

Baca Juga: 20 Fakultas Kedokteran Gigi Terbaik di Indonesia Bisa Jadi Pilihan

Berikut mitos seputar gigi gingsul yang berkembang di masyarakat:

1. Gigi gingsul adalah tanda keberuntungan

Gingsul memang dapat membuat senyum semakin manis, tetapi hal ini tidak berhubungan dengan keberuntungan.

Meski dapat meningkatkan penampilan, gigi gingsul lebih sulit dibersihkan.

Gigi gingsul membuat struktur gigi kurang baik sehingga dapat menyulitkan saat mengunyah.

2. Gigi gingsul dapat menyebabkan masalah bicara

Posisi gigi gingsul yang tidak sejajar dapat memengaruhi artikulasi suara. Namun, gigi gingsul dapat menyebabkan masalah bicara adalah mitos.

Gigi gingsul tidak mempengaruhi kemampuan bicara.

Pada dasarnya kemampuan berbicara dipengaruhi faktor otak dan kondisi psikologis.

3. Gigi gingsul tidak dapat diperbaiki

Gigi gingsul dapat diperbaiki bahkan di usia berapa pun. Namun, perbaikan gigi gingsul lebih baik dilakukan di usia belia saat rahang dan gigi masih dalam tahap perkembangan.

Berikut fakta seputar gigi gingsul yang berkembang di masyarakat:

1. Gigi gingsul adalah kondisi umum

Gigi gingsul merupakan kondisi yang dialami banyak orang.

Penyebab umumnya kebiasaan masa kecil yang mendorong pertumbuhan gigi menjadi tidak sejajar.

Selain itu, gigi gingsul juga dapat disebabkan faktor genetik.

2. Gigi gingsul dapat mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut

Tidak sedikit orang mengaggap gigi gingsul membuat senyum menjadi lebih manis. Namun, dalam beberapa kasus, gigi gingsul harus dicabut karena dapat mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut.

Struktur gigi yang tidak rapi dapat menyebabkan karies gigi, bau mulut, hingga gigi berlubang. Ini dapat berpotensi menyebabkan periodontitis.

3. Gigi gingsul dapat diperbaiki

Baca Juga: Peneliti Jepang Temukan Obat Bantu Tumbuhkan Kembali Gigi

Gigi yang tumbuh tidak pada tempatnya sebaiknya diperbaiki. Konsultasikan penanganan gigi gingsul dengan dokter gigi.

Umumnya dokter akan menyarankan perawatan ortodontik dengan memasang behel untuk merapikan posisi gigi.***

KONSULTASI

Konsultasi

konsultasikan masalah kesehatan gigi anda pada kami.
Dengan mengisi form di bawah ini