INFO

Sikat Gigi dengan Penutup, Apakah Lebih Sehat?

24 November 2023

Ilustrasi - Sikat gigi dan pasta gigi.(Pixabay)

Gigisehat - Banyak orang menggunakan penutup sikat gigi. Mereka mungkin menganggap sikat gigi dengan penutup lebih sehat dan aman dibandingkan tanpa penutup.

Fungsi penutup sikat gigi menjaga kebersihan sikat gigi.

Dikutip dari Huffpost, dokter gigi akan menjelaskan semua, terkait penutup sikat gigi.

“Menutup sikat gigi dengan penutup adalah ide buruk. Penutup sikat gigi memerangkap kelembaban di sekitar bulu sikat yang sempurna untuk perkembangbiakan bakteri dan jamur,” ujar dokter gigi berbasis di St. Petersburg, Florida, Dr. Jordan Brown.

Rongga mulut ditutupi ratusan spesies bakteri termasuk Streptococcus mutans dan Granulicatella adiacens.

“Dengan meletakkan sikat gigi di dalam penutup dan menciptakan lingkungan lembab, Anda meningkatkan pertumbuhan bakteri secara langsung, dan itu bukan hal yang baik,” kata dokter gigi di Augusta, Dr. Aierress Davis.

Baca Juga: 20 Fakultas Kedokteran Gigi Terbaik di Indonesia Bisa Jadi Pilihan

Proliferasi kumansangat mungkin terjadi jika meletakkan sikat gigi di dalam wadah saat bulunya masih basah.

Menurut Davis, belum banyak penelitian yang menunjukkan bakteri yang tumbuh di sikat gigi membahayakan pasien.

Dia memberikan saran membiarkan sikat gigi mengering setelah digunakan.

Meski potensi bahaya belum diteliti secara menyeluruh, penggunaan penutup sikat gigi menimbulkan dampak negatif.

“Jika Anda terus menggunakan sikat yang sama, itu dapat meningkatkan risiko halitosis (bau mulut), tooth decay (gigi berlubang), dan abscesses (infeksi mulut),” kata Brown.

Dia menekankan tidak perlu menggunakan penutup sikat gigi.

"Jika khawatir tentang partikel kotoran dari toilet pembilasan, Anda dapat menutup tutupnya atau memindahkan sikat gigi sejauh mungkin dari toilet," katanya.

American Dental Association menyarankan pasien tidak "secara rutin menutupi atau menyimpan sikat gigi dalam wadah tertutup.

“Saya cenderung tidak merekomendasikan penutup sikat gigi kecuali Anda benar-benar dapat memastikan bulu sikat gigi benar-benar kering sebelum memasukkan sikat gigi ke dalam wadahnya,” kata Dr. Richard Lipari, seorang dokter gigi yang berpraktik di Chappaqua, New York.***

“Bukan ide buruk melindungi sikat gigi Anda saat bepergian,” kata Davis.

“Saya tidak ingin riasan atau produk perawatan kulit saya menyentuh bulu sikat gigi saya.”

Meski terbiasa membungkus handuk kertas di sekitar bulu sikat gigi, dia menggunakan tas travel untuk menjaga dirinya tetap bersih dan mencegah kontak langsung dengan peralatan mandi atau barang kemasan lainnya.

Baca Juga: Peneliti Jepang Temukan Obat Bantu Tumbuhkan Kembali Gigi

Pakar lainnya menyarankan menggunakan tas jinjing yang lebih besar mencakup seluruh sikat, daripada penutup kepala bulu kecil, jika Anda ingin melindunginya saat bepergian. Pastikan saja tidak masih basah atau lembap saat Anda mengemasnya.

“Anda pasti dapat menggunakan penutup sikat gigi untuk bepergian, tetapi sebaiknya hanya digunakan selama dalam perjalanan dan saat sikat gigi dalam keadaan kering,” kata Lipari. "Saat Anda sedang berlibur atau di tempat tujuan, Anda harus mencoba mengeluarkan sikat gigi dari kotaknya."***

GIGISEHAT

Register

🦷✨ Selamat Datang di Dunia Tanpa Batas Ilmu Kedokteran Gigi!

Anda baru saja memasuki ruang interaktif berbasis Artificial Intelligence yang dirancang khusus untuk menjawab setiap pertanyaan seputar Ilmu Kedokteran Gigi—mulai dari teori dasar, kasus klinis, prosedur perawatan, hingga teknologi terbaru dalam dunia dentistri.

💡 Tanyakan Apa Saja

🧠 Didukung AI mutakhir, sistem ini akan membantu Anda memahami konsep, menyelesaikan studi kasus, hingga mendalami referensi akademik secara efisien dan terpercaya.

⚠ Catatan Penting

Platform ini khusus untuk Dokter Gigi dan Mahasiswa Kedokteran Gigi yang terdaftar secara resmi.

📥 DAFTARKAN DIRI ANDA SEKARANG!

🔒 Akses penuh hanya diberikan kepada pengguna yang telah melakukan registrasi dan verifikasi profesional.
Bergabunglah bersama komunitas cerdas dan berdedikasi di bidang kedokteran gigi.

Data Diri

Nama
Email
Password
Universitas
Semester
Tempat / Tgl Lahir
Jenis Kelamin
No KTP
Alamat
No telepon / HP