INFO

Menopause Bisa Memengaruhi Kesehatan Gigi dan Mulut, Ini Penjelasan Dokter

14 May 2026

Ilustrasi - Kesehatan gigi lansia.(Pixabay)

Gigisehat - Menopause selama ini identik dengan sensasi panas mendadak pada tubuh, perubahan suasana hati, hingga gangguan konsentrasi atau brain fog. Namun, ada dampak lain yang sering luput dari perhatian, yaitu menurunnya kesehatan gigi dan mulut akibat perubahan hormon pada perempuan.

Salah satu masalah paling sering muncul selama menopause adalah mulut kering. Banyak orang menyepelekan kondisi ini, padahal jika dibiarkan terus-menerus dapat berkembang menjadi gangguan lebih serius seperti gigi berlubang hingga gigi sensitif.

Dokter gigi kosmetik asal San Mateo, California, Lior Tamir, menjelaskan air liur memiliki fungsi penting untuk menjaga kesehatan rongga mulut. Menurutnya, produksi air liur membantu melindungi gigi dari kerusakan.

“Air liur sangat penting untuk membantu mencegah gigi berlubang dan mengurangi penumpukan bakteri pada gigi,” ujar Tamir dikutip Today.

Saat menopause terjadi, produksi air liur biasanya mulai berkurang akibat perubahan hormon. Kondisi ini membuat mulut terasa lebih kering dibanding sebelumnya.

Berkurangnya air liur membuat perlindungan alami di dalam mulut ikut menurun. Akibatnya, risiko munculnya gigi berlubang menjadi lebih tinggi karena bakteri lebih mudah berkembang.

Dokter gigi kosmetik di New York City, Michael J. Wei, mengatakan mulut kering juga berkaitan dengan meningkatnya sensitivitas gigi dan masalah pada gusi, terutama pada perempuan usia lanjut.

Selain itu, dokter gigi kosmetik dari Lipari & Mangiameli Dentistry, New York, Richard Lipari, menjelaskan menopause dapat meningkatkan risiko penyakit periodontal atau gangguan jaringan penyangga gigi.

Menurut Lipari, perubahan tersebut berkaitan langsung dengan penurunan hormon estrogen. Hormon ini memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan gusi, kepadatan tulang, dan produksi air liur.

“Penyebab utamanya adalah turunnya hormon estrogen, dan dalam jumlah lebih kecil juga dipengaruhi progesteron,” kata Lipari.

Ketika kadar estrogen menurun, lanjutnya, aliran air liur ikut berkurang dan keseimbangan bakteri alami di mulut berubah. Hal itu membuat jaringan gusi menjadi lebih mudah mengalami peradangan.

“Saat hormon menurun, produksi air liur jadi lebih sedikit, keseimbangan bakteri di mulut berubah, dan gusi menjadi lebih sensitif terhadap peradangan,” jelasnya.

Karena itu, banyak perempuan mulai mengalami keluhan seperti gusi mudah berdarah, mulut terasa kering, atau gigi sensitif bahkan sebelum benar-benar memasuki menopause total. Gejala tersebut umumnya mulai muncul pada usia 40-an saat masa perimenopause.

Untuk mengurangi risiko masalah kesehatan mulut, para dokter menyarankan perubahan rutinitas perawatan gigi sehari-hari. Penggunaan obat kumur khusus dapat membantu menjaga kelembapan rongga mulut sekaligus mengurangi rasa kering.

Dokter menyarankan penggunaan pasta gigi khusus mengandung nano-hydroxyapatite (nHA) bagi pasien dengan risiko karies tinggi karena kandungan tersebut membantu melindungi enamel gigi dari kerusakan.

Selain itu, penggunaan sikat gigi elektrik dinilai lebih efektif membersihkan plak dibanding sikat gigi biasa. Getaran pada sikat elektrik membantu membersihkan sela-sela gigi secara lebih menyeluruh.

Para dokter juga menekankan pentingnya flossing setiap hari untuk membersihkan sisa makanan di sela gigi. Bagi pasien dengan gusi sensitif atau gigi sensitif, penggunaan water flosser bisa menjadi pilihan tambahan yang lebih nyaman.

Selain menjaga kebersihan mulut, perempuan yang memasuki masa menopause disarankan lebih rutin memeriksakan kesehatan gigi ke dokter. Jika biasanya kontrol dilakukan enam bulan sekali, dokter menyarankan pemeriksaan dilakukan setiap tiga hingga empat bulan agar masalah dapat terdeteksi lebih cepat.

GIGISEHAT

Register

🦷✨ Selamat Datang di Dunia Tanpa Batas Ilmu Kedokteran Gigi!

Anda baru saja memasuki ruang interaktif berbasis Artificial Intelligence yang dirancang khusus untuk menjawab setiap pertanyaan seputar Ilmu Kedokteran Gigi—mulai dari teori dasar, kasus klinis, prosedur perawatan, hingga teknologi terbaru dalam dunia dentistri.

💡 Tanyakan Apa Saja

🧠 Didukung AI mutakhir, sistem ini akan membantu Anda memahami konsep, menyelesaikan studi kasus, hingga mendalami referensi akademik secara efisien dan terpercaya.

⚠ Catatan Penting

Platform ini khusus untuk Dokter Gigi dan Mahasiswa Kedokteran Gigi yang terdaftar secara resmi.

📥 DAFTARKAN DIRI ANDA SEKARANG!

🔒 Akses penuh hanya diberikan kepada pengguna yang telah melakukan registrasi dan verifikasi profesional.
Bergabunglah bersama komunitas cerdas dan berdedikasi di bidang kedokteran gigi.

Data Diri

Nama
Email
Password
Universitas
Semester
Tempat / Tgl Lahir
Jenis Kelamin
No KTP
Alamat
No telepon / HP