INFO

Denteksi, Inovasi AI Skrining Kesehatan Gigi Lewat Kamera Ponsel

10 June 2026

Kesehatan gigi anak.(UGM)

Gigisehat - Inovasi di bidang kesehatan digital terus berkembang di Indonesia. Salah satu terobosan terbaru datang dari Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui platform skrining kesehatan gigi berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) bernama Denteksi.

Platform yang dikembangkan dosen Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak Sekolah Vokasi UGM, Muhammad Fakhurrifqi, S.Com., M.Cs., ini memungkinkan masyarakat melakukan pemeriksaan awal kesehatan gigi hanya dengan memanfaatkan kamera ponsel.

Dengan mengambil foto gigi dari beberapa sudut, sistem Denteksi dapat menganalisis kondisi kesehatan gigi secara menyeluruh. Teknologi tersebut mencatat tingkat akurasi hingga 90 persen untuk skrining gigi sehat, sementara akurasi deteksi karies atau gigi berlubang telah mencapai lebih dari 80 persen.

Inovasi ini menjadi langkah penting dalam memperluas akses layanan kesehatan gigi, terutama di wilayah yang masih memiliki keterbatasan tenaga dokter gigi.

Berawal dari Tantangan Pandemi COVID-19

Rifqi mengungkapkan gagasan pengembangan Denteksi muncul pada 2021, ketika pandemi COVID-19 membatasi interaksi langsung tenaga kesehatan dengan pasien.

Pembatasan sosial berskala besar saat itu membuat konsultasi dan pemeriksaan kesehatan gigi menjadi lebih sulit dilakukan secara tatap muka. Kondisi tersebut mendorong lahirnya solusi berbasis teknologi yang dapat membantu masyarakat memperoleh layanan skrining awal secara lebih mudah.

Bersama dua rekan dari Puskesmas Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, drg. Dewi Arifahni, MHPM dan drg. Dhinintya Hyta Narissi, Rifqi mengembangkan layanan teledentistry berbasis aplikasi percakapan yang memungkinkan pasien berkonsultasi dengan dokter gigi secara daring.

Seiring meningkatnya minat pengguna, tim kemudian mengembangkan teknologi berbasis computer vision yang mampu membaca dan menganalisis citra gigi secara otomatis.

Hanya Butuh Tiga Foto untuk Skrining Awal

Pengembangan Denteksi terus dilakukan untuk meningkatkan kemudahan penggunaan sekaligus akurasi hasil pemeriksaan.

Tim melakukan berbagai penyesuaian, mulai dari mengurangi jumlah foto yang diperlukan menjadi tiga sudut pengambilan gambar, menambahkan panduan standar pemotretan, hingga mengembangkan fitur Odontogram, menampilkan rekam medis serta rekomendasi tindakan bagi pasien.

“Kalau dulu periksa gigi itu kan harus ketemu dokter gigi, diperiksa satu per satu. Nah kalau di Denteksi, cukup foto bagian depan, atas, sama bawah, langsung kelihatan. Versi sekarang, kita menambahkan beberapa algoritma untuk menghadirkan rekam medis, Odontogram. Posisi nomor (gigi) berapa, sakit apa, udah langsung dibuat hasil laporannya dan tingkat akurasi jauh lebih tinggi,” ujarnya, Selasa 28 April.

Fitur Odontogram menjadi salah satu keunggulan terbaru Denteksi karena mampu memberikan gambaran kondisi setiap gigi secara lebih detail, lengkap dengan laporan yang mudah dipahami pengguna.

AI Membantu Skrining, Diagnosis Tetap

Meski menunjukkan hasil menjanjikan, Rifqi menegaskan teknologi AI belum dapat menggantikan peran dokter gigi dalam menegakkan diagnosis.

Menurutnya, fungsi utama Denteksi adalah membantu proses skrining atau pemeriksaan awal sehingga masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatan giginya lebih cepat.

“Setiap saya ketemu pakar, mereka sudah menerima dan selalu mandukung. Tetapi, skrining kan gunanya untuk mengetahui level awal saja. Kalau ada perlu tindakan lebih lanjut silahkan ketemu dokter gigi. Untuk penegakan diagnosis masih tetap butuh expert,” katanya.

Pernyataan tersebut sejalan dengan prinsip penggunaan AI di bidang kesehatan yang menempatkan teknologi sebagai alat bantu bagi tenaga medis, bukan pengganti profesional kesehatan.

Raih Berbagai Penghargaan Inovasi Kesehatan

Sejak pertama kali diluncurkan pada Agustus 2022, Denteksi telah memperoleh berbagai penghargaan bergengsi di bidang inovasi kesehatan dan pelayanan publik.

Saat masih menggunakan nama Senyumin, platform ini bersama Puskesmas Kebayoran Baru Jakarta meraih penghargaan kategori mutu pelayanan kesehatan dalam Indonesia Health Innovation Award (IHIA) 2022.

Pada tahun sama, Denteksi meraih Juara 1 Konvensi Mutu Tingkat Provinsi DKI Jakarta 2022.

Pengakuan terhadap inovasi ini berlanjut pada 2023 ketika Denteksi memenangkan Jakarta Innovation Awards (JIA) 2023 yang diselenggarakan Bappeda Provinsi DKI Jakarta.

Deretan penghargaan tersebut menunjukkan teknologi kesehatan berbasis AI memiliki potensi besar untuk mendukung transformasi layanan kesehatan di Indonesia.

Mampu Skrining 100 Anak Kurang dari Tiga Jam

Saat ini Denteksi beroperasi di bawah naungan PT Senyum Cerdas Indonesia dan telah digunakan dalam berbagai kegiatan pemeriksaan kesehatan gigi di sejumlah daerah.

Efisiensi menjadi salah satu nilai unggul platform ini. Dalam satu kali pelaksanaan skrining, Denteksi mampu melakukan pemeriksaan terhadap sekitar 100 anak dalam waktu kurang dari tiga jam.

Program skrining telah dijalankan di berbagai wilayah, mulai dari Jakarta, Yogyakarta hingga Nusa Tenggara Barat (NTB).

Masyarakat juga dapat mengakses layanan tersebut secara terbuka melalui platform daring yang telah disediakan.

Potensi Menjadi Asisten AI untuk Dokter Gigi

Melihat perkembangan teknologi dan dukungan dari berbagai pakar, Rifqi optimistis Denteksi dapat berkembang menjadi asisten AI yang membantu tenaga kesehatan gigi di masa depan.

Keberadaan teknologi seperti Denteksi dinilai penting mengingat kebutuhan layanan kesehatan gigi di Indonesia masih terus meningkat, sementara jumlah dokter gigi belum merata di seluruh wilayah.

Dengan kemampuan melakukan skrining cepat, pencatatan rekam medis otomatis, serta dukungan analisis berbasis AI, Denteksi berpotensi menjadi solusi untuk memperluas akses pemeriksaan kesehatan gigi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan mulut dan gigi sejak dini.*

Sumber: ugm.ac.id

GIGISEHAT

Register

🦷✨ Selamat Datang di Dunia Tanpa Batas Ilmu Kedokteran Gigi!

Anda baru saja memasuki ruang interaktif berbasis Artificial Intelligence yang dirancang khusus untuk menjawab setiap pertanyaan seputar Ilmu Kedokteran Gigi—mulai dari teori dasar, kasus klinis, prosedur perawatan, hingga teknologi terbaru dalam dunia dentistri.

💡 Tanyakan Apa Saja

🧠 Didukung AI mutakhir, sistem ini akan membantu Anda memahami konsep, menyelesaikan studi kasus, hingga mendalami referensi akademik secara efisien dan terpercaya.

⚠ Catatan Penting

Platform ini khusus untuk Dokter Gigi dan Mahasiswa Kedokteran Gigi yang terdaftar secara resmi.

📥 DAFTARKAN DIRI ANDA SEKARANG!

🔒 Akses penuh hanya diberikan kepada pengguna yang telah melakukan registrasi dan verifikasi profesional.
Bergabunglah bersama komunitas cerdas dan berdedikasi di bidang kedokteran gigi.

Data Diri

Nama
Email
Password
Universitas
Semester
Tempat / Tgl Lahir
Jenis Kelamin
No KTP
Alamat
No telepon / HP