INFO
Unismuh Siap Cetak Dokter Gigi Unggul di Indonesia Timur
22 November 2025

Gigisehat - Dunia pendidikan kesehatan di Indonesia Timur mendapatkan angin segar setelah Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar resmi memperoleh empat Surat Keputusan (SK) penting dari Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek).
Dua diantaranya adalah pendirian Program Studi Kedokteran Gigi dan Program Pendidikan Profesi Dokter Gigi, yang diproyeksikan menjadi pusat unggulan kesehatan gigi dan mulut di kawasan Indonesia Timur.
Baca Juga: Peneliti Jepang Temukan Obat Bantu Tumbuhkan Kembali Gigi
Kabar itu pertama kali disampaikan Wakil Rektor I Unismuh Makassar, Prof. Andi Sukri Syamsuri, melalui grup WhatsApp Unismuh pada Selasa, 4 November 2025.
“Alhamdulillah, SK S1 Kedokteran Gigi, Profesi Dokter Gigi, Spesialis Emergency, dan S1 Administrasi Rumah Sakit sudah keluar,” tulisnya singkat dengan ungkapan syukur dikutip dari unismuh.ac.id.
Hasil Evaluasi Lapangan dan Proses Akademik yang Ketat
SK tersebut bukan didapatkan secara instan. Pembukaan Prodi Kedokteran Gigi merupakan hasil perjalanan panjang yang diawali evaluasi lapangan pada September 2025.
Tim dari Direktorat Kelembagaan Kemendiktisaintek melakukan peninjauan menyeluruh terkait kesiapan fasilitas, sumber daya dosen, hingga struktur kurikulum.
Rektor Unismuh Makassar, Dr. Abd. Rakhim Nanda, menyebut capaian ini sebagai momentum penting bagi penguatan ekosistem akademik kesehatan di kampus tersebut.
“Alhamdulillah, kita patut bersyukur atas amanah besar ini. Empat prodi baru ini merupakan hasil kerja kolektif yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari fakultas, tim task force, hingga dukungan penuh dari PP Muhammadiyah dan PW Muhammadiyah Sulsel. Ini menandai keseriusan Unismuh dalam memperkuat kontribusi di bidang pendidikan kedokteran dan kesehatan,” katanya.
Menurutnya, program-program baru itu saling melengkapi dan akan menjadi fondasi akademik terpadu di bawah Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Unismuh.
Kontribusi untuk Kemanusiaan, Bukan Sekadar Memenuhi Kebutuhan Pasar
Lebih jauh, Rakhim Nanda menegaskan bahwa pembukaan Prodi Kedokteran Gigi bukan hanya strategi universitas untuk menjawab kebutuhan tenaga kesehatan di Indonesia, tetapi juga bagian dari misi dakwah Muhammadiyah.
"Dalam pandangan kami, profesi di bidang kesehatan adalah ladang dakwah yang sangat luas. Melalui pendidikan berbasis nilai-nilai Islam dan kemanusiaan, Unismuh ingin melahirkan tenaga kesehatan yang tidak sekadar terampil, tetapi juga berakhlak dan berempati,” jelasnya.
Prodi Kedokteran Gigi dan Profesi Dokter Gigi menjadi salah satu kunci untuk menghadirkan tenaga dokter gigi yang memiliki kompetensi klinis kuat sekaligus empati sosial tinggi, sebuah kombinasi yang sangat dibutuhkan dalam layanan kesehatan gigi dan mulut yang masih belum merata di Indonesia Timur.
Komitmen Menjadi Pusat Studi Kesehatan Swasta Terbaik di Indonesia Timur
Dekan FKIK Unismuh Makassar, Prof. Suryani As’ad, menegaskan bahwa pembukaan program-program baru merupakan bagian dari roadmap besar fakultas untuk menjadi pusat studi kesehatan swasta terbaik di kawasan timur Indonesia.
“Kami ingin memastikan lulusan Unismuh tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter dan siap mengabdi di masyarakat,” katanya.
Dengan terbitnya empat SK ini, Unismuh Makassar kian memperkuat posisi sebagai institusi pendidikan kesehatan yang berkembang pesat, sejalan dengan meningkatnya kebutuhan tenaga medis profesional di berbagai daerah.
Masa Depan Pendidikan Kedokteran Gigi di Indonesia Timur
Program Studi Kedokteran Gigi yang baru akan berperan strategis dalam pengembangan riset dan pelayanan kesehatan gigi berbasis masyarakat, terutama di wilayah yang selama ini masih kekurangan tenaga dokter gigi.
Baca Juga: 20 Fakultas Kedokteran Gigi Terbaik di Indonesia Bisa Jadi Pilihan
Dengan dukungan fasilitas modern dan pendekatan pendidikan berbasis nilai, Unismuh Makassar diproyeksikan menjadi rujukan penting bagi calon dokter gigi di Indonesia Timur.
Pembukaan prodi baru ini tidak hanya menambah daftar prestasi kampus, tetapi juga menjadi kontribusi nyata dunia pendidikan tinggi Indonesia dalam mencetak tenaga kesehatan gigi berkualitas, humanis, dan relevan dengan kebutuhan zaman.***

 (1).png)



