INFO
Orangtua Wajib Perhatikan Batas Konsumsi Gula Agar Anak Tidak Sakit Gigi
23 July 2023

Gigisehat - Umumnya anak-anak menyukai makanan dan minuman manis sepetrti es krim, cokelat, permen dan lain-lain.
Meski lezat, terlalu banyak mengonsumsi makanan dan minuman manis bisa menyebabkan anak sakit gigi.
Apalagi jika anak sering makan makanan dan minuman manis tapi mengabaikan sikat gigi. Akibatnya anak mengalami sakit gigi.
Karena itu, penting bagi orang tua untuk memperhatikan asupan gula anak.
"Anak usia 2-18 tahun tidak boleh mengonsumsi lebih dari 6 sendok teh gula tambahan per hari," ujar praktisi nutrisi Sherry Coleman-Collins dikutip dari Kars 4 Kids.
Gula tambahan adalah gula di luar bahan makanan alami seperti buah dan susu. Anak berusia di bawah 2 tahun tidak disarankan mengonsumsi gula tambahan.
Dikatakan Sherry, gula tambahan tidak hanya ditemukan pada permen tetapi juga makanan seperti roti, biskuit dan makanan sehari-hari lainnya.
Praktisi parenting Elaine Taylor Klause mengingatkan untuk tidak memberi soda kepada anak.
Alasannya karena kandungan gulanya cukup tinggi. Sebagai gantinya, dia menyarankan anak dibiasakan minum air putih.
Selain itu, orangtua harus selalu mengingatkan anak menyikat gigi sebelum tidur. Aktivitas menyikat gigi bisa mencegah sakit gigi atau gigi berlubang, akibat makanan manis.
Dr Terry Teo Kuo-Yih dari SMG The Dental Studio, Singapura mengakui tidak mudah mencegah anak mengonsumsi permen, kue, cokelat atau makanan manis lainnya.
Orangtua harus aktif mengupayakan agar anak tidak mengalami sakit gigi atau gigi berlubang.
"Paling tidak ajarkan anak berkumur setelah makan permen atau cokelat. Ajari menyikat gigi sejak dini dengan melatih membersihkan gusinya sesudah menyusu," katanya.***

 (1).png)



