INFO

Waspadai Gangguan Sendi Rahang: Penyebab, Gejala dan Cara Mengatasinya

28 May 2026

drg. Dicky Firmansyah, Sp.BMM.,Subsp.TMF-TMJ (K).

Gigisehat - Tak sedikit pasien mengalami masalah sendi rahang. Alih-alih diabaikan, justru bisa berdampak pada fungsi rahang dalam jangka panjang. Nah, apa yang dimaksud dengan sendi rahang, apa gejalanya dan bagaimana penanganannya?

Yuk kita simak wawancara gigisehat.id dengan dokter ahli sendi rahang yang masih langka di Indonesia yaitu drg Dicky Firmansyah SpBMM(K), Subspesialis Trauma Maksilofasial dan Temporomandibular Joint Konsultan dari RS Royal Taruma, Jakarta.

Dok, boleh dijelaskan, apa permasalahan pada sendi rahang yang sering terjadi?

Kelainan sendi rahang populasinya cukup banyak ditemui antara 20-30 persen. Gejala-gejala kelainan sendi rahang ini di antaranya nyeri pada daerah sendi rahang di sekitar leher bisa sampai kepala, sakit kepala, kesulitan membuka mulut. kemudian bunyi pada waktu membuka dan menutup mulut.

Pasien juga mengeluh sakit pada waktu makan atau sulit untuk membuka mulut dengan leluasa. Itu beberapa ciri-ciri dari kelainan dari sendi rahang yang kita sering temui di lapangan.

Apakah kelihatan ada pembangkakan di area gusi atau mulut juga Dok?

Sendi rahang pada manusia ada dua, di sebelah kanan dan kiri, letaknya di depan kuping. Jadi sendi rahang ini merupakan sendi yang sangat aktif. Dalam satu hari itu kita berbicara, kita makan, sendi rahang itu sangat aktif, bergerak secara aktif.

Pada pemeriksaan yang kita temui pada pasien-pasien sendi rahang biasanya nyeri pada daerah tertentu, misalnya pada daerah sendi, membuka mulut sulit.

Kalau pembangkakan itu mungkin harus kita palpasi, kita pegang. Ada nyeri pada daerah sendi atau pembangkakan pada daerah sendi. Kurang lebih itu ciri-ciri dari pasien sendi rahang.

Apa mengalami kesulitan membuka mulut?

Secara umum, normalnya kita bisa membuka mulut itu di atas 30-40 mm kurang lebih. Itu yang bagus.

Tapi pada pasien dengan kelainan sendi rahang, hanya bisa membuka mulutnya di bawah 30 mm karena ada hambatan.

Kalau dipaksa akan terasa nyeri, jadi mengalami hambatan membuka mulut, kita bilang itu closed lock, sendi terkunci.

Jadi pasien datang mengeluh untuk makan dia sulit, membuka mulut lebar itu kalau kita ukur jarak inter incisal gigi atas-gigi bawah itu di bawah 30 mm. Itu ciri-cirinya bisa ada adhesi, perlengketan di dalam sendinya, jadi dia sulit membuka mulut. Seperti itu salah satu cirinya.

Beberapa pasien datang mengeluh rahangnya serasa terkunci jadi kayak nyangkut. Lagi ngomong, lagi makan, nyangkut, itu bisa terjadi.

Dok dari pasien yang dokter temui, berapa rata-rata usianya?

Pasien sendi rahang ini umumnya itu dari usia muda sampai usia tua bisa ditemui. Bisa dialami laki-laki atau perempuan. Tetapi paling banyak ditemui pada dewasa muda perempuan usia 20-an. itu paling banyak populasinya.

Kenapa perempuan lebih banyak mengalami sendi rahang?

Pasien perempuan dipengaruhi faktor psikis dan hormonal. Jadi usia dewasa muda ini lagi aktif-aktifnya. Pasien dewasa muda ini banyak aktif di pekerjaan, stres atau aktivitas tinggi jadi memang lagi aktif-aktifnya pasiennya.

Kondisi stres atau psikis itu juga berpengaruh sendi rahang?

Beberapa pasien sendi rahang ini itu multifaktorial faktornya, jadi bisa disebabkan trauma, benturan kecelakaan, benturan kecelakaan di waktu lalu, juga karena faktor psikis.

Pasien yang stres itu cenderung otot-otot di sekitar mulut menegang. Itu lama-lama menyebabkan dorongan di sendi di dalam, sehingga sendi tersebut overload terlalu didorong, lama-lama menyebabkan kerusakan pada sendi. Walaupun tidak semua, tapi faktor psikis stres ini bisa memperparah kasus sendi rahang.

Bagaimana dengan pasien lanjut usia, apakah jumlahnya banyak?

Faktor usia juga berpengaruh terhadap kerusakan sendi. Jadi sendi rahang ini merupakan sendi yang sama dengan sendi kaki atau persendian lain. Dia akan bergerak, ada bantalan di dalam.

Bantalan sendi itu kita sebut diskus. Diskus itu merupakan bumper pada waktu sendi tersebut bergerak, mencegah gesekan friksi dari sendi tulang.

Nah, pasien sendi rahang ini banyak ditemui diskus itu terjadi pergeseran lokasi, sehingga sendi tersebut menjadi nyeri, nyangkut dan kemudian terjadi perubahan tulang-tulang terebut bisa terjadi osteoatritis kalau orang awam bilang pengapuran, itu bisa ditemui juga di sendi rahang.

Pada pasien lanjut usia karena faktor anatomisnya itu makin lama makin berkurang, itu bisa terjadi perubahan. Perubahan tersebut berlanjut ya misalnya osteotritis atau yang lain-lainnya.

Jadi bisa terjadi pengapuran tulang sendi rahang?

Itu bisa terjadi di sendi rahang, bisa terjadi.

Mengenai bantalan, apakah bisa menipis Dok?

Betul, jadi bantalan yang kita bilang diskus itu bisa tipis dan bisa robek. Apabila sampai ekstrem ini terjadi kerusakan ekstrim itu robek. Nah itu pasien sakit sekali biasanya nanti dia mengeluh sakit, buka tutup mulut, makan sakit, nanti kita lakukan pemeriksaan. memang golden standard itu MRI. MRI open and close mode buka tutup mulut.

Tapi sekarang kita sudah bisa first line bisa dilakukan USG sendi rahang untuk pemeriksaan awal apabila kita curigai ada kelainan pada sendi rahang. Tetapi tetap golden standard yang terbaik itu untuk mengetahui kerusakan diskus atau pergeseran diskus itu adalah MRI.

Nanti kita bisa tahu, bisa lihat jelas, apakah ada pergeseran diskus atau robekan, atau ada osteoartritis itu bisa jelas banget di MRI.

Dok, persoalan sendi rahang ini apakah juga berdampak ke gigi dan juga gusi?

Sendi rahang ini itu terpisah dari gigi. Jadi di rahang kita memang rahang bawah ini kan tulangnya, itu kan tulang rahang bawah ada persendian di sudut depan kuping, di depannya baru ada gigi.

Tidak terkait langsung dengan gigi dan gusi karena sendi itu di belakang gigi di depan.

Jadi kalau pun ada masalah sendi rahang, gigi tidak akan terdampak dok?

Jadi gini, manusia itu kan idealnya giginya lengkap. Jadi kalau tidak lengkap otomatis tidak balance pada waktu mengunyah.

Jadi memang idealnya gigi itu kalau ada yang ompong kita lakukan pemasangan gigi palsu, supaya mengunyahnya maksimal. Bila tidak kan gigi kalau tidak lengkap kan tidak simbang mengunyahnya.

Bahasa medis masalah sendi rahang ini apa dok?

TMD Temporo Mandibular Disorders. jadi kumpulan gejala kelainan di daerah sendi rahang itu banyak gejalanya.

Kalau gejala ini tidak segera diantisipasi apa dampaknya?

Pasien sendi rahang ini cukup banyak 20-30% ditemui di praktek sehari-hari, tetapi sayangnya minim pengetahuan pasien mengenai kelainan sendi rahang. Jadi pasien-pasien ini banyak datang dalam keadaan cukup terlambat. Datang sudah dalam bunyi sendi yang lumayan kuat, kemudian nyeri yang lumayan hebat.

Dari anamnesis pertanyaan kita ke pasien itu ditanyakan mereka umumnya menjawab sebenarnya ini sudah lama Dok mungkin sudah setahun lebih, tapi mungkin mereka menganggap ini bukan masalah. “Oh ini tidak apa-apa bunyi-bunyi sedikit, nyeri-nyeri sedikit, minum obat sudah selesai.”

Atau, mungkin mereka datang ke fasilitas kesehatan, ke dokter yang mungkin belum terlalu paham untuk menalaksanakan sendi ini secara holistic comprehensive. Akhirnya, mereka neglected, terbengkalai. baru kemudian mereka datang ke kita dalam keadaan yang derajatnya sudah lumayan di tengah atau cukup tinggi.

Efek sampingnya memang yang paling jelek itu bisa terjadi pergantian sendi rahang, pergantian sendi, sendinya diganti baru karena rusak.

Sendi tulang itu bisa rusak erosi, sendi itu lengkung ya terus karena kerusakan dari misalnya seperti osteoarthritis berat atau arthritis berat itu, jadi resopsi rusak, erosi lama-lama karena rusak harus kita ganti dengan sendi buatan, jadi kita bilang total joint replacement.

Itu yang kasus terburuk. Jadi kemungkinan terburuk itu bisa saja terjadi apabila pasien-pasien menganggap ini tidak penting, jadi kita mencari pengobatannya tepat.

Bunyi persendian rahang ini bisa terdengar ketika berhadapan dengan pasien?

Nah gini kalau kelainan sendi ini kan ada beberapa klasifikasi ya tergantung derajat keparahannya. Kalau belum terlalu berat, itu hanya mesti dari dekat kita dengan alat stetoskop atau kita lakukan dengan langsung dengar.

Tapi kadang-kadang beberapa pasien ada yang cukup berat yang dari jarak dekat saja bunyi itu sudah jelas, suaranya sekencang itu bunyinya tak tak, itu bisa bisa didengar dengan keras.

Ada beberapa pasien yang dalam keadaan yang sudah lanjut itu cukup keras bunyinya. Kalau dia buka mulutnya agak sedikit dipaksa nanti bunyi ‘tak’ seperti itu.

Bagaimana dengan pemeriksaan, apa saja dok?

Pada pemeriksaan awal dilakukan foto sederhana, panoramik foto sendi itu kita melihat adakah kerusakan dari tulang sendi tersebut.

Kemudian untuk menilai kerusakan di dalam internal joint itu bisa dengan foto polos, kita bisa lakukan bisa dengan awalnya lakukan USG sendi rahang.

Kita memang sudah dilakukan itu termasuk inovasi terobosan baru di Indonesia termasuk pioneer, terobosan baru karena MRI ini cukup mahal, biaya besar, ya jadi kita coba dengan first line dulu dengan USG.

Nanti kita lihat apakah perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan MRI untuk benar-benar kita menegakkan diagnosis ini, apakah ada kecurigaan dari osteotritis atau kerusakan sendi, sendinya robek, untuk lebih tajam kita harus lakukan MRI.

Lalu, penanganannya seperti apa bila didiagnosis ada masalah di sendi rahang ini?

Penatalasan pasien sendi rahang ini pengobatannya dibagi dua yaitu konservatif dan surgery. Apa yang dimaksud konservatif? Konservatif dilakukan pemberian obat-obatan untuk obat maskel relaksan, pelemas otot obat anti-inflammasi anti-peradangan, obat anti-nyeri.

Beberapa juga dilakukan pemberian obat-obatan untuk anti-ansietas, cemas untuk lebih mereleksasi otot-otot supaya tidak terlalu tegang.

Kemudian dilakukan juga fisoterapi untuk dilakukan penggunaan alat-alat fisoterapi untuk relaksasi dari otot-otot dan untuk pemanasan daripada otot-otot supaya lebih relaks

Kemudian dilakukan juga beberapa latihan otot, nanti kita ajarkan pasien-pasien berupa latihan otot. kemudian ada yang namanya spleen.

Splint itu apa sih? Jadi splint itu filosofinya adalah kita lakukan pencetakan pada gigi rahang atas dan rahang bawah kemudian dilakukan pembikinan spleen hasil dari cetakan itu. Splint itu ditaruh di rahang atas atau rahang bawah jadi seperti akrilip, tipis ya jadi beninglah.

Mungkin kalau sepintas seperti kalau kita bayangkan pada petinju itu kan ada yang kayak untuk pelindung gigi, tapi sebenarnya bukan itu, seperti itulah, seakan-akan seperti itu, bening.

Jadi itu nanti dimasukkan di rahang atas dan bawah, tujuan splint untuk mencegah overload, joint loading jadi supaya sendi ini tidak terlalu mendorong ditahan, lebih ada sedikit spasi dari mulut pada waktu melutup mulut itu ada spasi, supaya tidak terjadi overload pada sendi tersebut untuk menjaga kerusakan.

Tapi apabila telah kita lakukan semua hasilnya tidak maksimal, baru kita lakukan tahap selanjutnya surgery ini banyak juga ada artrosintesis TMG ada artroskopi TMG ada open joint surgery.

Apa artrosintesis TMG? Jadi artrosintesis TMG itu adalah metode minimal invasif dengan melakukan pencucian pada rongga sendi.

Kita lakukan penusukan pada dua kateter, kateter masuk untuk mencuci cairan steril, kateter keluar untuk mengeluarkan cairan kotor.

Jadi cairan-cairan sendi yang kotor, inflamasi, peradangan itu dicuci, dibersihkan dengan maksud supaya terjadi fleksibilitas lancar pada sendi rahang tersebut.

Kemudian bisa diberikan beberapa obat-obatan ke dalam rongga sendi semacam pelumas. Nah sekarang umumnya pasien-pasien yang tidak respons setelah pemasangan splint itu dilakukan artrosintesis. karena mungkin dia tidak bisa dilakukan hanya splint harus ada tambahan.

Bisa juga dilakukan artroskopi. Artroskopi itu kita lakukan juga pencucian atau manuver tapi menggunakan alat artroskopi endoskopi kecil, jadi kita bisa intip apa sih kerusakan di dalam sendi itu, masalahnya apa, bisa kita lakukan manuver.

Atau, yang terakhir yang konvensional ya open joint surgery, dibuka operasi di open kita lihat apa perlu penjahitan diskus atau perlu pembuangan diskus atau perlu penggantian dari sendi rahang

Dok, untuk penggantian sendi rahang itu dalam kondisi seperti apa?

Apa indikasi kita perlu melakukan penggantian sendi rahang? nomor satu, kita harus menegakkan diagnostik dulu apakah benar ini sudah terjadi kerusakan.

Kita lihat dari ciri-ciri pasien pasti dia merasakan nyeri yang sangat hebat. Kemudian, terjadi hambatan yang lumayan besar kalau obstruksi pada waktu buka tutup mulut dan kita buktikan dari MRI nanti terlihat tuh tambahan dari CT scan juga bisa kita lakukan.

Terlihat tulang-tulang dari sendi itu erosi, rusak, jadi tidak mungkin lagi diperbaiki regenerasi tidak mungkin lagi. Jadi dilakukan penggantian sendi buatan dengan bahan aloplastik kayak titanium dan lain-lain ini nanti dibikin dengan teknologi.

Kita lakukan CT scan lalu kita kirim dengan data-data yang dikirim, dilakukan pembuatan sendi buatan tersebut kemudian kita pasang custom made.

Tapi itu sulit sebenarnya karena termasuk operasi besar, jadi harapan kita mudah-mudahan pasien tidak sampai dilakukan tindakan itu karena kompleks.

Berapa lama operasi penggantian sendi rahang?

Durasi operasi lamanya operasi lumayan cukup panjang bisa dua jam lebih, termasuk operasi yang kompleks.

Untuk kondisi misalnya sudah lanjut usia seberapa aman untuk dilakukan tindakan operasi?

Nah, memang kalau kita melakukan operasi tergantung dari kondisi fisik pasien nanti kan ada penilaian apakah sebenarnya pasien ini layak untuk dioperasi.

Kan ada penyakit jantung atau lain-lain, harus diperiksa. Memang untuk orang lanjut usia misalnya 80 tahun memang itu lebih besar risiko operasi dibanding lebih muda, secara umum.

Untuk masalah osteoarthritis, apa tindakan yang dilakukan Dok?

Osteoarthritis itu bisa kita lakukan dengan pencucian sendi, kita bersihkan lakukan obat-obatan minum kita lakukan pemasangan splint juga kita lakukan pemberian obat langsung ke rongga sendi.

Jadi kita lakukan edukasi kepada pasien kenapa bisa terjadi osteoarthritis apakah dari faktor dari habit, dari faktor struktur dari anatominya nanti kita trace itu, kita telusuri.

Kita harapkan proses osteoarthritis itu tidak terus berlanjut karena kan arthritis itu kalau terus berlanjut bisa menyebabkan kerusakan nanti yang berisiko dilakukan penggantian sendi.

Lalu, apa pengobatan yang diberikan Dok?

Kalau oral ya tablet untuk anti peradangan, terus kalau kita masukkan obat ke dalam internal joint ya injeksi. obat-obat dalam rongga kita sundikan.

Kalau dalam kasus sendi rahang ini penyebabnya itu adalah dia diskus yang bergeser salah satunya karena diskus itu merupakan bantalan.

Jadi dengan diskus bergeser itu terjadi friksi tulang dengan tulang. Terjadi perubahan itu lama-lama tulang-tulang geserkan friksi itu menjadi proliferasi terhadap artritis, misalnya osteoartritis peradangan, atau mungkin pada pasien-pasien tertentu yang autoimun ada rheumatik artritis, bisa pasien autoimun memang dari autoimun.

Jadi bisa dibedakan ini dari autoimun atau bukan, rheumatik artritis itu kan autoimun, kalau yang osteoartritis itu peradangan.

Untuk pencegahan adakah yang bisa dilakukan Dok agar tidak mengalami masalah sendirahang ini?

Pencegahan banyak berupa edukasi ke pasien, pasien itu makan dianjurkan dua sisi, jangan satu sisi. Kemudian apabila ada gigi-gigi yang hilang, diharapkan diganti supaya dia imbang mengunyahannya imbang, jadi balance. kebiasaan buruk seperti menggigit kuku, bertopang dagu itu hindari.

Kebiasaan seperti itu atau terlalu sering makan makanan yang alot misalnya keripik, atau yang terlalu keras terlalu sering itu mungkin kurang dianjurkan.

Lebih baik makanan yang terlalu keras dipotong kecil-kecil untuk menghindari join ini terlalu berat bekerja.

Kadang-kadang kansudah ada keluhan nih sakit, makan sakit yang terlalu keras dipaksa terus, mungkin enak misalnya makan keripik-keripik yang keras kadang-kadang kan pasien sudah ngeluh tuh sakit dipaksa karena enak makan. Memang harusnya kurangi atau dipotong kecil-kecil, jadi tak terlalu berat bebannya

Ada closing stament yang mau disampaikan Dok?

Pengobatan sendi rahang ini terputus sampai splint karena mungkin pengetahuan dari teman-teman dokter masih terbatas. Nah sekarang kita sudah bisa dari mulai atrosintesis, atroskopi dan lain-lain. Ini sangat membantu karena splint itu harus ada pasangannya, kalau hanya splint pengobatan, itu tidak optimal.

Banyak pasien saya itu datang sudah dipasang splint, tapi tetap sakit, tidak selesai jadi memang pasangan splint ini adalah atrosintesis minimal.

Itu kayak pasangan suami istri lah, karena splint itu kadang-kadang dia tidak bisa menyebabkan, misalnya kita punya pasien adesi perlengketan itu membebaskan perlengkatannya itu sulit dengan splint, harus dipaksa dengan kita cuci dengan cairan sehingga rongga sendi yang tadinya itu ada perlengketan bisa lebih lancar bebas peradangannya sehingga pasien ini lebih maksimal buka tutup mulut dan mengurangi sakitnya lebih lancar lah pergerakan sendi.

Memang splint ini kalau sudah 1-3 bulan no respons itu harus kita lakukan atrosintesis. Nanti kita observasi lagi apakah perlu step berikutnya apakah perlu dilakukan open joint atau atroskopi.

Tapi keberhasilan dari atrosintesis ini sudah cukup besar 70-80%, jadi pasien-pasien kita ini setelah dilakukan atrosintesis itu nyerinya berkurang drastis, kemudian buka mulutnya lebih lebar, bunyi sendinya juga jauh lebih berkurang, jadi kualitas hidup pasien ini lebih banyak bisa diperbaiki.

Berarti tingkat kesembuhan atau perbaikan kondisi sendi rahang ini tinggi ya Dok, bisa sampai 80 persen, atau dipengaruhi kondisi pasien juga dok?

Tiap pasien beda-beda, kadang ada pasien yang cukup dilakukan pemberian obat-obatan tanpa splint, ada pasien yang perlu dilakukan splint sudah sembuh ada perbaikan.

Ada juga pasien yang perlu dilakukan atrosintesis atau bahkan telah dilakukan atrosintesis tapi masih belum optimal. Perlu pikirkan apakah perlu tindakan selanjutnya nanti kita evaluasi.***

*Hilman Hilmansyah

GIGISEHAT

Register

🦷✨ Selamat Datang di Dunia Tanpa Batas Ilmu Kedokteran Gigi!

Anda baru saja memasuki ruang interaktif berbasis Artificial Intelligence yang dirancang khusus untuk menjawab setiap pertanyaan seputar Ilmu Kedokteran Gigi—mulai dari teori dasar, kasus klinis, prosedur perawatan, hingga teknologi terbaru dalam dunia dentistri.

💡 Tanyakan Apa Saja

🧠 Didukung AI mutakhir, sistem ini akan membantu Anda memahami konsep, menyelesaikan studi kasus, hingga mendalami referensi akademik secara efisien dan terpercaya.

⚠ Catatan Penting

Platform ini khusus untuk Dokter Gigi dan Mahasiswa Kedokteran Gigi yang terdaftar secara resmi.

📥 DAFTARKAN DIRI ANDA SEKARANG!

🔒 Akses penuh hanya diberikan kepada pengguna yang telah melakukan registrasi dan verifikasi profesional.
Bergabunglah bersama komunitas cerdas dan berdedikasi di bidang kedokteran gigi.

Data Diri

Nama
Email
Password
Universitas
Semester
Tempat / Tgl Lahir
Jenis Kelamin
No KTP
Alamat
No telepon / HP